← Kembali ke Beranda
Jumlah Uang Beredar di Indonesia Meningkat Menjadi Rp9.771 Triliun pada September 2025

Jumlah Uang Beredar di Indonesia Meningkat Menjadi Rp9.771 Triliun pada September 2025

Peningkatan Uang Beredar di Pasar

Bank Indonesia melaporkan bahwa jumlah uang beredar di Indonesia pada September 2025 mencapai Rp9.771 triliun, menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Uang beredar mencakup uang kartal dan uang giral yang beredar di masyarakat dan digunakan sebagai alat transaksi ekonomi.

Kenaikan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat, ekspansi kredit perbankan, serta kebijakan moneter yang mendukung likuiditas pasar.

Dampak terhadap Ekonomi Nasional

Peningkatan uang beredar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan permintaan barang dan jasa. Namun, jika tidak diimbangi dengan peningkatan produksi, hal ini berpotensi menimbulkan tekanan inflasi.

Bank Indonesia terus memantau perkembangan uang beredar secara cermat dan akan mengambil langkah kebijakan yang diperlukan untuk menjaga stabilitas harga dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Peran Kebijakan Moneter dan Eksternal

Kebijakan suku bunga, pengaturan likuiditas, serta intervensi pasar keuangan menjadi instrumen utama dalam mengendalikan pergerakan uang beredar. Selain itu, kondisi ekonomi global dan nilai tukar rupiah juga berpengaruh terhadap dinamika uang beredar di dalam negeri.

Dengan pengelolaan yang hati-hati, diharapkan pertumbuhan uang beredar dapat mendukung aktivitas ekonomi tanpa menimbulkan risiko ketidakseimbangan makroekonomi.

Baca Artikel Lain