Mahasiswa Kepri Sampaikan Keluhan Sulitnya Akses Audiensi dengan Pemko Batam ke Kapolda
Keluhan Mahasiswa Kepulauan Riau terkait Akses Audiensi
Dalam beberapa waktu terakhir, mahasiswa di Kepulauan Riau (Kepri) menyuarakan kesulitan dalam menjalin komunikasi dan mendapatkan audiensi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Mereka menganggap hambatan ini membatasi ruang dialog dan partisipasi mereka dalam proses pengambilan keputusan daerah.
Peran Kapolda Kepri sebagai Mediator
Untuk menyampaikan aspirasi mereka, mahasiswa memilih menemui Kapolda Kepri sebagai pihak yang dianggap dapat membantu menjembatani komunikasi dengan Pemko Batam. Dalam pertemuan tersebut, Kapolda memberikan perhatian serius terhadap keluhan mahasiswa dan berjanji untuk memfasilitasi dialog yang konstruktif antara kedua belah pihak.
Harapan Mahasiswa dan Dampak bagi Pemerintah Daerah
Mahasiswa berharap pemerintah daerah dapat membuka pintu komunikasi lebih luas dan transparan agar aspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, dapat tersampaikan dengan baik. Keterbukaan ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pembangunan di Batam.
Situasi ini juga menjadi pengingat bagi Pemko Batam untuk memperbaiki mekanisme komunikasi publik dan membangun hubungan yang lebih inklusif dengan berbagai elemen masyarakat.