BRI Catat Dana Murah Tembus Rp1.000 Triliun, Cost of Fund Turun Jadi 2,3% pada Triwulan I 2026
BRI Raih Pencapaian Dana Murah Rp1.000 Triliun di Triwulan I 2026
Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat keberhasilan dalam mengumpulkan dana murah hingga mencapai Rp1.000 triliun pada triwulan pertama tahun 2026. Dana murah ini merupakan dana yang diperoleh dengan biaya rendah sehingga dapat meningkatkan profitabilitas bank.
Penurunan Cost of Fund yang Signifikan
Sebagai dampak dari peningkatan dana murah, BRI juga berhasil menurunkan cost of fund (COF) menjadi 2,3 persen. Penurunan ini menunjukkan efisiensi dalam pengelolaan dana dan biaya yang lebih rendah dalam menghimpun dana dari masyarakat.
Strategi dan Implikasi
Keberhasilan ini didukung oleh strategi BRI dalam memperluas jaringan dan produk tabungan yang menarik bagi masyarakat. Dengan COF yang lebih rendah, BRI dapat menawarkan suku bunga kredit yang kompetitif dan meningkatkan daya saing di pasar perbankan nasional.
Pencapaian dana murah dan penurunan biaya dana ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sektor perbankan di Indonesia pada tahun 2026.